Skoring, Lama Pengabdian dan Rekomendasi dari Perbekel Jadi Acuan Penilaian

Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra memantau jalannya proses pendaftaran Guru kontrak di Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng.

Singaraja | Proses pendaftaran guru kontrak di Buleleng, Bali sudah memasuki hari kedua. Pihak panitia sudah menerima sekitar 254 berkas pelamar. Untuk menentukan kelulusan, ada beberapa pertimbangan mutlak yang harus dipenuhi sehingga dinyatakan lolos menjadi guru kontrak, yakni skoring penilaian, lama pengabdian serta harus berbekal rekomendasi kelakukan baik dari kepala sekolah atau perbekel di tempat mengabdi.

Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.Og yang sempat memantau aktifitas pendaftaran guru kontrak mengatakan skor nilai dan masa pengabdian di sekolah menjadi pertimbangan utama. “Pelamar dengan masa paling lama mengabdi berpeluang besar untuk lolos menjadi guru kontrak” ujar Sutjdira.

Sutjidra meminta para pelamar jangan mencoba menggunakan jasa calo, karena proses perekrutan guru kontrak ini sangat transparan. Karena itu, kata Sutjidra para pelamar juga harus membawa berkas lamaran sendiri ke panitia tanpa harus mewakilkan.

“Jadi ini transparan mulai dari penilaian dengan sistem skoring, pertimbangan masa pengabdian. Pelamar saat mendaftar harus hadir, jika ada berkas yang kurang akan langsung disampaikan. Kami berharap para pelamar dapat melengkapi berkas yang dipersyaratkan,” ungkap Sutjidra.

Sementara itu, Plh Kepala DInas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Made Ngadeg mengungkapkan dalam perekrutan in pemerintah lebih banyak merekrut guru mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan, guru kelas, serta guru mata pelajaran agama. Jumlah keseluruhan yang akan direkrut mencapai 600 orang.

“Dari kekurangan 1200 guru,sementara kita rekrut 600 orang. Nanti kekurangannya akan kita rencanakan untuk merekrut pada tahun 2017 sehingga secara perlahan krisis guru di daerah kita bisa diatasi,” tegas Ngadeg.

Guru kontrak ini nantinya akan digaji dari APBD Kabupaten Buleleng dengan nilai gaji Rp.1 juta per orang. Gaji guru kontrak ini sebenarnya jauh di bawah upah Minimum (UMK) kabupaten BUleleng. Namun gaji guru kontrak in idipastikan  lebih tinggi dibandingkan dengan gaji guru tidak tetap yang digaji dari anggaran sekolah. |RM|