BPKAD Buleleng Gelar Bimtek Sistem Akuntasi Pemerintahan Berbasis Akrual

BPKAD Buleleng Gelar Bimtek Sistem Akuntasi Pemerintahan Berbasis Akrual |Foro : Humas Buleleng|

Singaraja | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Akuntasi pemerintah berbasis Akrual, Senin (9/5) di Hotel Banyualit Lovina Singaraja.

Pada kesempatan ini Sekretaris Daerah ( Sekda ) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P mewakili Bupati Buleleng menyampaikan bahwa Bimtek digelar untuk meningkatkan kesetaraan antara sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah, yang diterapkan di Pemkab Buleleng. PP No 71 tahun 2010 tentang standar akuntasi pemerintah, telah diterapkan di Pemkab Buleleng sejak tahun 2015.

Menurut Sekda Puspaka, basis kas menuju akrual ( cash toward accrual) merupakan akuntasi yang mengakuii pendapatan belanja dan pembiayaan, dengan berbasis kas  serta mengakui aset utang dan ekuitas dana dengan berbasis akrual.

” Sedangkan berbasis akrual adalah basis akuntasi yang mengakui pendapatan,beban, aset, utang dan ekuitas dalam pelaporan financial dengan berbasis  akrual serta mengakui pendapatan  belanja dan pembiayaan dalam pelaporan pelaksanaan anggaran berdasarkan basis yang digunakan dalam APBD,” ujarnya

Sekda Puspaka menambahkan bimtek saat ini sangat strategis dimana ini manyangkut implementasi Akuntansi Berbasis Akrual di Tahun 2016 ini sebagai langkah penyusunan laporan keuangan yang akurat, akuntabel.

” Dengan digelarnya bimtek seperti ini kami harapkan ada pemahaman yang sama diantara yang bertanggujawab mengelola sistem, ini adalah dasar bagi Pemkab Buleleng untuk menjalankan pemerintahan dan dengan komitmen Pemkab Buleleng yang terus meningkatkan  kompetensi aparaturnya khususnya dalam sistem akuntasi, kami berharap bahwa setelah ini tidak ada lagi hal – hal yang keluar dari kepatuhan kami terhadap regulasi keuangan  termasuk juga bagaimana pengendalian internal kepada seluruh  jajaran SKPD yang ada dan lebih memahami persoalan – persoalan yang dihadapi di Buleleng,” imbuhnya

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng Bimantara. B.Sc berharap dengan adanya bimtek ini peserta agar dapat mengimplementasikan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan bertahap.|ADV-Humas Buleleng|