Panwaslih Peringatkan Surya Terkait Kampanye Diluar Jadwal

Dewa Nyoman Sukrawan memenuhi panggilan Panwaslih Buleleng |foto : Istimewa|

Singaraja, koranbuleleng.com | Panwaslih Kabupaten Buleleng sempat melayangkan surat undangan terhadap pasangan calon perseorangan, Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Surya) untuk dimintai keterangan terkait agendanya diduga melakukan kegiatan kampanye diluar jadwal kampanye di Dusun Kubukili, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, pada tanggal 26 Desember 2016 lalu.

Undangan dilayangkan kepada Paslon Surya  pada 4 Januari 2017.  Surat dari Panwaslih Buleleng direspon oleh Surya, dan calon Bupatinya Dewa Nyoman Sukrawan mendatangi sekretariat Panwaslih pada Sabtu 31 Desember 2016.

“Kami mengatensi seluruh kegiatan paslon dalam tahapan kampanye. Tujuannya  agar tidak terjadi pelanggaran. Begitu mendapat hasil pengawasan dari jajaran di bawah, kami langsung menyikapi dengan cara mengundang ke sekretariat Panwas Buleleng,” tegas Ketua Panwas Buleleng,  Ketut Ariyani.

Ariyani menegaskan undangan kepada Dewa Sukrawan dalam rangka pencegahan untuk tidak melakukan kesalahan setelahnya. Jika ditemukan kembali melakukan kampanye di luar jadwal, Panwaslih akan melakukan penindakan yang tegas.

“Saat ini kami ingatkan dulu, kalau lagi melakukan hal yang sama, akan dilakukan penegakan aturan. Tapi

beliau merespon sangat baik. Kami undang tanggal 4 Januari 2017, tapi beliau mendahului datang tanggal 31 desember 2016. Saya sangat mengapresiasi hal tersebut,* imbuh Ariayani.

Ditambahkan, dalam pertemuan tersebut Dewa Nyoman Sukrawan telah meminta maaf atas kekeliruan tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi.

Lanjut Ariyani, kedatangan Dewa Sukrawan mendahului dari jadwal karena yang bersangkutan pada tanggal tersebut sibuk kegiatan kampanye. “Yang penting beliau sudah mengerti dan kami sudah berupaya mencegah,” tandasnya lagi.

Dijelaskan lagi, Panwas Buleleng tidak hanya memanggil Dewa Nyoman Sukrawan tetapi juga melayangkan surat undangan kepada anggota DPR RI Wayan Koster berkaitan dengan kegiatan reses yang di lakukan di Buleleng yang diduga juga berbau kampanye untuk paslon PASS.

“Kami juga mengundang Pak Koster berkaitan dengan  kegiatan reses beliau yang ramai di media dimana kegiatan tersebut di duga diselengi ucapan-ucapan yang bernada kampanye untuk salah satu paslon. Kami undang beliau hadir tanggal 3 januari 2017. Kita harapkan beliau hadir,” harap Ariyani. |NP|