Siobak Berbahan Daging Ayam, Nikmat Juga !

Siobak ayam |Foto : Putu Nova Putra|

Singaraja, koranbuleleng.com | Kuliner khas Buleleng, Siobak. Pasti banyak yang mengenalnya dan merasakan nikmatnya. Bahan dasarnya daging babi. Konon, Siobak ini adalah warisan kuliner dari warga keturunan Tionghoa.

Bukan hanya dagingnya yang membuat makanan ini lezat, namun bumbu kental kecoklatan ditabur dengan acar dan potongan cabe rawit sangat berpengaruh pula menambah selera makan bagi penikmatnya.

Nah, seiring perjalanan kreatifitas, Kuliner siobak berbahan daging babi ini bisa digantikan dengan daging ayam. Rasanya, tak kalah saing dengan siobak asalnya karena menggunakan bumbu yang sama.  Siobak ayam ini bisa ditemui di Warung Wareg, Singaraja.

Pengelola warung Wareg, Gede Wiartana mengaku setiap harinya bisa menghabiskan daging ayam tiga puluh kilogram untuk bahan baku siobak ayam yang dijualnya.

Wiartana mengaku, mengganti daging Babi sebagai bahan dasar Siobak dengan daging ayam agar semua konsumennya bisa menikmatinya. Karena ada kalangan tertentu yang tidak bisa menikmati siobak dengan berbahan daging babi.

Sisi lainnya. Wiartana mengaku kandungan kolesterol pada daging ayam juga sangat sedikit sehingga bagus dikonsumsi sesering mungkin.

Penikmat Siobak Ayam di Warung Wareg |Foto : Putu Nova Putra|

Ya, menikmati Siobak ayam di warung Wareg memang sangat berkesan, apalagi warung ini terletak di tepi sawah dengan sepoi-sepoi semilir hembusan angin. Ditambah pula dengan alunan musik khas tradisional Bali, menikmati siobak ayam pun menjadi lebih rileks.

“Saya memiliki ide bahwa semua olahan siobak ini berbahan dari daging ayam. Tetap ada acarnya, cabe potong,hati jeroan lengkap degan krupuknya, tentunya bisa dari masyarakat kalangan apapun bisa menikmati masakan ini karena kita seratus persen pake ayam,” ujarnya.

Wiartana mengungkapkan dirinya mengolah daging dan serta bumbu sesuai dengan karakter asli dari siobak yang sebenarnya. Daging ayam bisa terasa emauk dengan cara merebus daging ayam yang dicampur dengan campuran kecap. Hasil rebusan daging ayam akan menjadi lebih empuk.

Seorang penikmat Siobak, Luh Susiani mengaku menikmati Siobak ayam dengan rasa yang berbeda, namun tidak kalah rasa dengan siobak berbahan daging babi.

Susi mengaku kuliner Siobak khas Buleleng ini sangatlah enak dan nikmat sehingga sangat melegenda di manapun.

Dengan bahan dasar dari daging ayam,membuat kuliner siobak ini justru bisa berkembang lebih popular dikalangan manapun.

“Saya itu pecinta makanan Siobak. Siobak dari daging ayam ini rasanya nikmat juga, bumbunya bahkan lebih meresap ke dagingnya,” ujar Susiani.

Susiani setuju, siobak dengan daging ayam ini mampu mencegah kolestrerol pad apenikmatnya., sehingga kapanpun ingin mengkonsumsi Siobak bis dilakukan kapan saja. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here