8 ABK Cahaya Nirmala Resmi Dipulangkan ke Bima

Dinas Sosial Kabupaten Buleleng memulangkan 8 ABK KM Cahaya Nirmala II ke Bima melalui Denpasar |Foto : Istimewa|

Singaraja, koranbuleleng.com | 8 ABK KM Cahaya Nirmala II resmi dipulangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menuju Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka dipulangkan, satu hari setelah tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng menjemput dari Desa Celukan Bawang.

Kedelapan ABK ini merasa haru karena jiwa mereka bisa diselamatkan, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng juga memberikan penanganan kemanusiaan yang sungguh baik. Bantuan kemanusiaan diberikan BPBD maupun Dinas Sosial.

Kadis Sosial Kabupaten Buleleng, Gde Komang mengatakan Pemkab Buleleng punya kewajiban untuk melakukan penanganan tehadap berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk bagi 8 ABK KM Cahaya Nirmala II yang mengalami kejadian naas ditengah perairan.

“Ini kan sebagai perhatian dibidang kemanusiaan. Pemerintah Kabupaten Buleleng memperhatikan permasalahan kemanusiaan yang dialami oleh 8 ABK asal Bima ini. Walaupun mereka orang Bima, namun mereka adalah warga Negara NKRI. Jadi kita harus memperhatikan rasa kesetiakawanan sosial terhadap permasalahan kemanusiaan ini. Ini musibah,” ujar Gde Komang setelah melepas kepergian 8 ABK ini menuju Denpasar, Rabu 13 September 2017.

Baca juga : 

KM Cahaya Nirmala Celaka, 8 ABK Diselamatkan

Setelah Selamat Dari Maut, Basarnas Bawa 8 ABK KM Cahaya Nirmala Ke Pelabuhan Celukan Bawang

Satu malam sebelumnya, saat 8 ABK ini menginap di kantor Dinas Sosial, Gde Komang juga sempat memberikan motivasi bagi para korban kecelakaan sambil makan malam bareng.  Makan malam digelar bersama staff dinas sosial pada selasa pukul 20.00 Wita.

“Sambil makan malam, kita bersenda guraulah. Mereka juga sudah mulai menghilangkan rasa traumanya. Saya beri motivasi kepada mereka supaya melupakan musibah ini dan tidak trauma. Mereka bisa diselamatkan karena sering bersama Tuhan. Jadi mereka bisa tertawa, ngobrol santai dan kini mereka akan bertemu keluarganya kembali,” ujar Gde komang yang juga seniman Wayang Wong Desa Tejakula.

Dinas Sosial memberikan  bantuan kemanusiaan berupa pakaian, selimut, kebutuhan mandi dan lainnya serta bantuan makanan secara lengkap kepada korban kecelakaan KM Cahaya Nirmala II.

Bukan saja Dinas Sosial, dari BPBD Kabupaten Buleleng juga sama memberikan pelayanan yang cukup baik bagi para ABK ini. Pelayanan kemanusiaan itu diberikan supaya 8 ABK ini bisa melupakan tragedi yang menimpa mereka sebelumnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Buleleng, Ketut Susila juga sempat mengajak mereka bercengkrama sambil melontarkan guyonan.

“Kita terima mereka dengan santai sebenarnya, ajak bercanda, guyon supaya rasa trauma mereka bisa hilang.“ terang Susila sehari sebulumnya di kantor BPBD Buleleng.

Kapal KM Cahaya Nirmala II mengalami kecelakaan di periaran sebelah utara Pelabuhan Celukan Bawang. Jaraknya sekitar 10 mil dari Pelabuhan Celukan Bawang. Tim Basarnas Denpasar yang mendapatkan informasi ini langsung bergerak melakukan penyusuran di wilayah kejadian.

Nakhoda KM Cahaya Nirmala II, Ibrahim mengatakan pihaknya bersyukur Pemerintah Kabupaten Buleleng memberikan penanganan yang baik terhadap mereka.

Rasa terima kasih dari Ibrahim terus terucap kepada Tim Basarnas Denpasar, BPBD Kabupaten Buleleng dan Dinas Sosial serta aparat keamanan yang telah memberikan penanganan kemanusiaan yang sangat baik.

“Saya terima kasih, Pemerintah Buleleng sudah menangani kami sangat baik, meberikan bantuan apapun termasuk makanan kepada kami. Kita makan bareng dengan staff pemerintah. Terima kasih Basarnas di Bali sudah menyelamatkan hidup kami.” ujarnya.

Ibrahim bercerita detik-detik  ketika kapalnya dihantam gelombang menyempatkan untuk menelepon anaknya di Bima. Dia meminta agar Abdulah, anaknya segera menginformasikan kepada Basarnas di Bali tentang kondisi awak dan kapalnya yang sudah alami kecelakaan di tengah lautan.

“Saya minta Abdulah, anak saya untuk segera menginformasikan kepada Basarnas di Bali bahwa kapal kamisudah mau tenggelam. Dari sana anak saya langsung telepon basarnas. Syukur kami sekarang bisa selamat,” ceritanya. |NP|

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here