Tim Penilai ASEAN Clean City Tourist Berikan Catatan Untuk Buleleng

Tim penilai ASEAN Clean City Tourist (ACTC) berkunjung ke 14 obyek wisata kota di Singaraja |Foto : Rika Mahardika|

Singaraja, koranbuleleng.com| Tim penilai ASEAN Clean City Tourist (ACTC) memberikan catatan untuk Pemkab Buleleng selama kunjungannya ke 14 obyek wisata di Buleleng. Catatan itu berupa,  penyediaan toilet termasuk penanda untuk toilet wanita atau pria di toilet, trotoar yang lebih lebar untuk kenyamanan pejalan kaki dan warga disabilitas.

Penilaian di Kabupaten Buleleng terkait dengan ASEAN Clean City Tourist (ACTC) atau kota wisata bersih 2017 sudah dilakukan selama tiga hari yakni 15 hingga 17 Oktober 2017. Hasil dan catatan itu disampaikan langsung kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana Selasa, 17 Oktober 2017.

“Catatan singkat kami mengenai penyediaan toilet, tanda toilet wanita dan pria, serta perlu adanya trotoar yang lebih lebar untuk pejalan kaki. Namun secara umum Buleleng sudah sangat bagus,” jelas Wakil Ketua Tim Penilai ACTC 2017, Henky Hermantoro.

Henky Hermantoro menegaskan bahwa penilaian yang dilakukan untuk memotivasi kepala daerah guna membuat kotanya layak dihuni, menyenangkan warganya, serta sehat. Sehingga, jika hal itu sudah dapat diwujudkan wisatawan akan datang dengan sendirinya.

“Saya sudah keliling kota-kota di ASEAN, hasilnya Buleleng jauh lebih bagus. Artinya kalau cuma mendapat nilai tujuh sih sayang ya. Prinsipnya adalah, kita akan kerjakan mana yang paling cepat bisa dikerjakan. Karena proses itu jauh lebih penting,” Tegasnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan bahwa Pemkab Buleleng sudah melakukan berbagai usaha dan pemikiran untuk membangun Buleleng. Hasil catatan yang diberikan tim penilai akan digunakan Pemkan Buleleng untuk berproses menjadi lebih baik.

“Yang jelas, Tim menilai bahwa kita berada di jalur yang benar. Saya sudah sampaikan bahwa kemampuan kita terbatas. Kita sudah memetakan dan mencari pemecahan permasalahan, dan mudah mudahan bisa berjalan,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota Tim Penilai, Vir Katrin juga sudah berkeliling meninjau beberapa spot city tour yang diajukan Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng. Setelah berkeliling dan melihat city tour Kota Singaraja, dirinya mengungkapkan Buleleng sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar.

Menurutnya, yang perlu dilakukan sekarang adalah promosi yang gencar. Sembari promosi, perlu juga diikuti dengan pembangunan sarana dan prasarana penunjang pariwisata.

“Seperti saat ini yang sudah dilakukan Pemkab Buleleng adalah penambahan toilet. Penambahan toilet merupakan hal yang sangat penting karena salah satu fasilitas publik yang dapat memberikan rasa nyaman kepada wisatawan,” ungkap Vir Katrin.|RM|

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here