Rongsokan Laris Terjual

Salah satu kendaraan truk yang sudah tidak terpakai dilelang oleh Pemkab Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com| Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Buleleng melakukan lelang terbuka terhadap asset pemerintah yang sudah tidak terpakai alias rongsokan, Senin, 20 Nopember 2017. Proses lelang itu berlangsung di wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng yang membidangi asset pemkab Buleleng melelang beberapa barang bekas berupa sisa bongkaran di SDN 2 Kalibukbuk dan SDN 1 Baktiseraga berupa batang kayu atau balok meranti bekas, batang kayu usuk bekas regel plafon, kosen pintu dan jendela, papan lispelang, daun jendela kaca, seng gelombang bekas, dan bedeg bekas plafon. Selain itu, BKD Buleleng juga melelang dump truck bekas truck sampah Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Buleleng.

Menariknya, keseluruhan rongsokan tersebut justru laku terjual diatas harga limit yang dipasang oleh Pemkab Buleleng dengan total hasil penjualan sebesar Rp18.550.000. Padahal, barang-barang tersebut selama ini dirasakan tidak memiliki nilai yang tinggi, karena sudah menjadi barang rongsokan.

“Salah satu mekanisme Penghapusan Barang Milik Daerah yakni dengan cara lelang secara terbuka, jadi selama masih ada nilai ekonomis kami akan upayakan melalui mekanisme lelang,” Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Aset BKD Buleleng Made Pasda Gunawan.

Pasda menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya preventif terhadap barang yang telah laku terjual yakni dengan membuat surat pernyataan kepada pemenang lelang agar segera mengambil dan memindahkan barang dimaksud sehingga tidak mengganggu kebersihan.

“Ya karena barang bekas untuk segera dapat dibersihkan, kami juga sudah buatkan surat pernyataan kepada pemenang lelang agar bertanggung jawab membersihkan dan mengambil dalam waktu 10 hari kerja,”pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun ini Pemkab Buleleng telah melakukan lelang sebanyak 6 kali pelaksanaan lelang dimana keuntungan hasil penjualannya telah disetorkan ke Kas Daerah Kabupaten Buleleng. Total pemasukan dana yang bersumber dari proses lelang tersebut terbilang tinggi, yakni sebesar Rp100 juta lebih.|RM|

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here