Pemerataan Pendidikan Masih Menjadi Bahan Evaluasi Rakordikpora

Pembukaan Rakordikpora Disdikpora Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com| Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi tahun 2018 berlangsung di Gedung MR. I GUsti Ketut Pudja Eks Pelabuhan Buleleng Rabu, 10 Oktober 2018. Kegiatan itu untuk mewujudkan Buleleng yang maju dan berprestasi.

Kegiatan Rakordikpora tersebut dibuka Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa dengan melibatkan Unsur Pendidikan, Organisasi Kepemudaan, dan Organisasi Olahraga sebagai peserta. Pelaksanaan berlangsung selama tiga hari hingga 12 Oktober 2018.

Suyasa menjelaskan, Rakor ini salah satu wujud koordinasi dan komunikasi efektif, baik internal maupun antar stakeholders dan Organisasi Mitra Disdikpora Kabupaten Buleleng. Dari ini selanjutnya akan dilakukan evaluasi terhadap hasil kinerja yang telah berjalan tahun 2017 lalu.

Ia mencontohkan program kerja yang harus memiliki target capaian, seperti bidang Pendidikan yakni pemerataan Pendidikan di seluruh Desa.

Selama ini, dunia Pendidikan memang menjadi isu strategis yang sangat kompleks. Terutama mengenai luas wilayah Buleleng dengan sebaran penduduk yang merata, termasuk tentang geografi dan topografi, dan juga rendahnya pemahaman sebagian kecil masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.

Alhasil, masih ditemukan anak-anak yang enggan untuk melanjutkan pendidikan dengan berbagai permasalahan social yang dihadapi. Walaupun belum bisa dilakukan secara maksimal, namun penilaian untuk Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk pelaksanaan pendidikan di Buleleng sudah bagus.

Atas persoalan tersebut, perlu dilaksanakan penyusunan dan perencanaan pendidikan yang lebih komprehensif, guna mempercepat kemajuan Pembangunan Daerah.

“Kita memantapkan program kerja tahun berikutnya dari hasil evaluasi. Ini akan menjadi bahan kajian untuk kebijakan dalam bidang dikpora kedepan,” jelasnya.

Pejabat dari Desa Tejakula ini menegaskan jika evaluasi serta penyusunan program kerja ini dilakukan untuk menjawab salah satu misi Pembangunan Buleleng yakni untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang professional, berbudaya dan berintegritas.

“Inilah makanya, apa yang menjadi visi dan misi Bupati itu agar dapat diterjemahkan, baik secara demokratis dan juga secara partisipatif,” tegasnya.

Pelaksanaan Rakordikpora tahun 2018 akan dibagi dalam tiga sesi. Dalam sesi pertama digelar pembukaan, kemudian sesi kedua dilaksanakan sidang kelompok, sementara sesi ketiga berlangsung pleno. Dalam pembukaan, menghadirkan dua orang narasumber masing-masing Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng Gede Suyasa dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng I Gusti Ngurah Agung Wibawa Kusuma Admaja. |RM|