Perbekel Jinengdalem Keracunan Minuman Kemasan

Perbekel Desa Jinengdalem, Ketut Ardika mendapat perawatan intensif di IGD RSUD BUleleng karena alami keracunan minuman kemasan

Singaraja, koranbuleleng.com| Perbekel Desa Jinengdalem Kecamatan Buleleng Ketut Ardika mengalami keracunan setelah meminum minuman kemasan, Selasa 11 Desember 2018. Dia harus harus dibawa ke IGD RSUD Kabupaten Buleleng karena mengalami pusing dan muntah akut.

Sebelum mengalami keracunan, Ketut Ardika sedang mengerjakan berada di rumah sepupunya di Dusun Jambang Desa Jeningdalem Kecamatan Buleleng. Korban kemudian membeli sebuah minuman kemasan di warung milik  Komang Suriasa, yang tidak lain adalah keponakannya.

Namun, baru hanya beberapa teguk saja, korban langsung merasakan panas pada tenggorokannya dan langsung muntah. Seketika itu juga Ardika merasakan pusing dan mukanya memerah karena merasakan mual setelah mengkonsumsi minuman tersebut.

Melihat kondisi itu, anaknya Gede Ari Suardika meminta bantuan dan segera melarikan ayahnya ke IGD RSUD Kabupaten Buleleng.

Menurut Ari Suardika, minuman kemasan sisa yang diminum Ayahnya itu kemudian diambil dan dilakukan pengecekan. Setelah dicium, minuman itu memiliki bau yang cukup menyengat mirip Thinner (sebuah Cairan untuk mencapur cat kayu).

Ia bersama teman-temannya juga sempat memeriksa minuman jenis sama diwarung tersebut dan membuka satu-persatu. Namun minuman lainnya justru berbau normal selayaknya minuman kemasan.

“Minuman yang diminum Bapak itu kondisinya masih tersegel dan kadaluarsanya juga tahun 2019. Tapi baunya itu menyengat seperti thinner, dan teman sempat ada yang menyukut dengan api dan minuman itu menyala,” Jelasnya.

Mengetahui kejadian tersebut, Babinkamtibmas setempat selanjutnya mengamankan minuman itu untuk dibawa ke Mapolres Buleleng.

Sementara itu, Kasubag Humas RSUD Kabupaten Buleleng Ketut Budiantara menjelaskan, jika Pasien Ketut Ardika tiba di IGD sekitar pukul 10.00 wita. Saat tiba, pasien menunjukkan keluhan panas pada tenggorokan dan nyeri serta muntah. Oleh pihak Rumah Sakit langsung memberikan tindakan medis, hingga kemudian kini kondisi pasien kembali normal dan stabil.

“Kalau dari gejala yang ditunjukkan oleh pasien itu seperti pusing dan mual serta muntah memang keracunan, apalagi riwayatnya setelah minum air kemasan,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Mikael Hutabarat mengatakan, peristiwa itu sudah ditindak lanjuti dengan menurunkan Tim untuk meminta keterangan beberapa saksi. Rencananya, minuman itu juga akan dilakukan pengecekan ke Laboratorium Forensik di Denpasar, untuk memastikan kandungan yang tercampur pada minuman tersebut.

“Baunya memang menyengat, tapi kita belum bisa memastikan. Rencananya langsung kita kirim. Kami masih dalami dulu,” ujarnya Singkat. |RM|