Tak Cukup Bermodal Pengetahuan Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Singaraja, koranbuleleng.com | Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk menghadapi era revolusi industri persiapan yang matang. Persiapan yang matang, tidak cukup dengan mengandalkan pengetahuan atau knowledge, namun ada aspek  lain yang juga wajib disipakan yakni keterampilan (skill), Sikap (attitude) dan karakter.

“Mahasiswa dan generasi muda harus mempersiapkan empat aspek itu untuk  menghadapi era revolusi industry 4.0 ini,” ungkapnya, Senin (10/12/2018).

Parma yang juga Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi menyampaikan era revolusi industry tidak bisa dieelakkan,maka  persaingan pasti semakin ketat.

Tentu saja harus ada point-point yang harus dimiliki mahasiswa maupun ketika sudah menjadi alumni dari perguruan tinggi maupun  swasta.

Membangun skill dan pengetahuan sudah menjadi tanggung jawab dari penyelenggara pendidikan dari tingkat terbawah hingga tertinggi.  Sementara untuk yang lainnya, muncul dari diri sendiri. Di tengah era globalisasi, bukan perkara mudah untuk mewujudkan sederet hal tersebut. “Perlu sebuah komitmen untuk mewujudkan ini,” katanya.

Semangat kompetisi juga perlu terus didorong dan diimbangi kolaborasi dengan pihak lain. Tidak hanya satu lingkup keilmuan, tetapi juga lainnya yang nantinya bisa saling mengisi. “Dengan ini, akan memunculkan peluang lebih besar bagaimana terciptanya generasi muda yang memiliki wawasan untuk mengembangkan diri,” terang Parma, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buleleng ini.

Sementara itu, Rektor Undiksha, IDr. I Nyoman Djampel, M.Pd mengatakan sebagai perguruan tinggi yang dituntut mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) andal, Undiksha telah mempersiapkan strategi menghadapi revolusi itu.

Seperti membekali multikompetensi kepada lulusan, salah satunya Bahasa Inggris, memberikan ruang dan waktu lebih luas kepada peserta didik untuk membangun kemampuan softskill-nya.

“Kami tetap lakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas SDM. Ada melalui penerapan Blended Learning dan Flip Classroom,” ungkap Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd.,saat Rapat Koordinasi Pengembangan (Rakorbang) tahun 2020. |NP|