Cok Ace Ngayah Tarikan Topeng Sidakarya

Cok Ace mengikuti persembahyangan sebelum menarikan tari Topeng Sidakarya Di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk Desa Pakramam Sukawati, Gianyar, Rabu 30 Januari 2019. Foto : Istimewa|

Gianyar, koranbuleleng.com | Wakil Gubernur Bali jokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace didampingi Ny. Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati mengikuti rangkaian prosesi puncak Karya Padudusan Agung, Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung Miwah Mupuk Pedagingan di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk Desa Pakramam Sukawati, Gianyar, Rabu 30 Januari 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace juga menyempatkan diri untuk ngayah menarikan topeng Sidakarya. Cok Ace selama ini dikenal sebagai seniman tari topeng Bali.

Seni tari sudah menjadi bagian hidup dari orang nomor dua di Pemprov Bali ini. Selain menekuni tarian topeng wali, Cok Ace kerap ngayah tari Calonarang di beberapa pura di seluruh Bali. Dia sering berperan sebagai Durga.

Dalam kesempatan itu, Cok Ace sangat khusuk menjalani setiap proses tarian topeng Sida Karya. Baginya, ini bentuk apresiasi terhadap kesenian dan warisan leluhur. “Sebagai generasi yang diwarisi seni budaya ini, kita patut untuk melestarikannya,” terang Cok Ace.

Menurut Cok Ace, dirinya akan sebisanya menari di sejumlah pura di Bali sebagai bentuk baktinya sebagai umat beragama dan menjalankan serta melestarikan tradisi Bali.

“Jika ada kesempatan tentu saja akan terus melaksanakan swadharmaning Ngayah ini,” ucapnya.

Tari Topeng Sidakarya merupakan salah satu Tari Bali yang ditarikan untuk pelengkap  ritual keagamaan sehingga tari disebut sebagai tari wali. Tari tersebut biasanya menjadi lambang bahwa pekerjaan atau karya suatu upacara agama yang digelar sudah berjalan dengan baik. |NP/R|