#AKEBULELENG Luncurkan “Semangat Berkarya” Merespon RUU Permusikan

Singaraja, koranbuleleng.com | Band kenamaan asal Buleleng, #AKEBULELENG kembali meluncurkan karya lagu terbaiknya dengan judul “Semangat Berkarya”. Lagu ini resmi diluncurkan ke publik, Rabu 6 Februari 2019.

Sesuai judulnya, personil #AKEBULELENG berharap lagu ini bisa memberikan energi positif serta menggugah semangat bagi musisi untuk terus berkarya.

Video klip “Semangat Berkarya” produksi Demores Rumah Musik digarap secara cepat oleh Chris Sadeva dari GOX Visual.

Personil band ini, I Gde Kurniawan mengungkap lagu ini diciptakan di awal tahun 2019, untuk melengkapi materi album dari #akebuleleng ke-2.

Band yang digawangi oleh Budi Kurniawan (drums), Ngurah Noky (bass), I Gde Kurniawan (guitar) serta Agus Adyatmika dan Pande Unyil sebagai vokal akan meluncurkan album keduanya di bulan Maret 2019.

“Semangat Berkarya” mengumbar makna bahwa musisi jangan pernah lelah untuk membuat karya-karya baru, karya kreatif.

“Siapapun, apapun genre musiknya, tanpa ada batasan, pokoknya harus tetap berkarya!,” terang Gde Kurniawan.

Spirit lagu ini dituangkan dalam lirik berbahasa Indonesia, dengan bahasa yang lugas. Musiknya terdengar dominan rock dengan beat yang tegas, tidak terlalu banyak aksen serta easy listening.

Tentang penggarapan video klip terbilang sangat cepat. “Bahkan dadakan dan Low Budget,” tambah Agus Adyatmika alias Djerink menimpali Gde Kurniawan.

Djerink bercerita produksi video klip secara dadakan ini bermula dari ide teman-teman musisi dalam merespon isu RUU Permusikan. Nah, lagu ini sebagai media untuk merespon isu RUU Permusikan yang banyak diprotes oleh oleh musisi dan pecinta musik Indonesia.

Dari diskusi itu, muncul keinginan untuk langsung menggarap video klipnya.

“Chris Sadeva sahabat kami dari lovina seorang video maker yang tinggal di Jakarta kebetulan sedang pulang kampung ke Buleleng, mampir ke Demores untuk ngobrol dan ngopi-ngopi. Spontan saja, kami putuskan untuk menggarap klip dan dibantu teman-teman kreatif Buleleng yang waktu itu lagi nongkrong juga di Demores,” tambah Gde Kurniawan.

Dengan konsep sederhana, Dalam waktu hitungan jam saja klip tersebut selesai tanpa mengecewakan |NP|