RSUD Buleleng Siaga Nyepi, Dokter Spesialis Diberi Rekomendasi Dari Desa Pakraman

Singaraja, koranbuleleng.com| Terkait dengan Hari Suci Nyepi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng tetap membuka pelayanan untuk gawat darurat, dengan menyiagakan 186 tenaga paramedis dan non medis.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng Gede Wiartana menjelaskan, khusus untuk pelayanan Poliklinik akan ditutup sejak 6 hingga 10 Maret 2019. Sementara untuk pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan tetap dibuka selama 24 jam.

Selain itu, pihak Rumah Sakit juga tetap menyiagakan ambulance untuk nantinya memberikan pelayanan antar jemput kepada masyarakat membutuhkan. Sementara untuk tenaga yang disiagakan yakni 3 orang dokter umum, dan 183 orang tenaga paramedis dan non paramedis.

“Khusus untuk dokter spesialis, kami sudah mintakan rekomendasi dari Desa Pakraman. Sehingga kalau dibutuhkan sewaktu-waktu, bisa datang ke Rumah Sakit,” Jelasnya.


Dari sisi pelayanan yang lain, Pihak RSUD Kaupaten Buleleng juga mendapat pengecualian untuk pemutusan jaringan internet saat nyepi.

Pasalnya, internet ini dibutuhkan untuk mengakses data pasien yang memanfaatkan jaminan kesehatan, sehingga nantinya tidak akan menganggu pelayanan administrasi. |RM|