Busungbiu Gelar Gita Merdangga Shanti Lestarikan Potensi Seni dan Budaya


Singaraja, koranbuleleng.com | Pemerintah Kecamatan Busungbiu mengambil agenda paling awal untuk menggelar pentas seni budaya tingkat kecamatan, Gita Merdangga Shanti,  Sabtu 25 Mei 2019. Pentas seni dengan tema “Patemoning Pangider Bhuwana” menampilkan sejumlah kesenian dari sejumlah sekeha seni di wilayah desa-desa di Kecamatan Busungbiu.

Pentas seni ini juga menampilkan sejumlah artis Bali sebagai bintang tamu sepeti Jun Bintang, di akhir agenda pada 28 Mei 2019.

Agenda Gita Merdangga Shanti ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG, di Lapangan Umum Kecamatan Busungbiu.

Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana, S.Sos., MAP menyebutkan tema dari Patemoning Pangider Bhuana mengandung makna sebagai pertemuan seluruh arah mata angin. Ini sebagai isyarat bahwa pembangunan Kecamatan Busungbiu dilaksanakan dari segala aspek.

Selain itu, Mantan Kepala Bagian Humas Sekretariat DPRD Buleleng  ini juga menjelaskan, Gita Merdangga Shanti  untuk melestarikan potensi adat, budaya, dan seni yang ada di wilayah Kecamatan Busungbiu.

“Pagelaran seni budaya ini bertujuan untuk mengenalkan seni, adat budaya di masing-masing desa dan melestarikan warisan Adi Luhung dari leluhur kita,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG mengatakan, Pagelaran seni merupakan upaya untuk mempertahankan serta melestarikan seni dan budaya warisan leluhur.

Dia pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian budaya Buleleng.

“Terutama keberadaan seni karawitan yang telah tumbuh dan berkembang di Kecamatan Busungbiu,” ujarnya.

Selain itu, Wabup Sutjidra mengatakan, generasi muda khususnya di Kecamatan Busungbiu harus berperan dalam upaya pelestarian kebudayaan.

Wabup Sutjidra menambahkan, pembentukan sanggar-sanggar seni dan budaya yang didesain dengan kemasan modern bisa menarik minat dari generasi muda.

“Ini dapat melatih generasi muda untuk belajar tentang berkesenian dengan ciri khas kebudayaannya,” pungkasnya.| R|