Pedagang Bermobil Pasar Banyuasri Membengkak

Singaraja, koranbuleleng.com| PD Pasar Kabupaten Buleleng merelokasi pedagang bermobil Pasar Banyuasri ke areal Kolam Renang Nirmala Asri Rabu, 11 September 2019. Hanya saja, jumlah pedagang yang semua terdata berjumlah 54 ternyata membengkak menjadi 106 pedagang.

Proses relokasi pedagang dimulai sejak pukul 10.00 Wita. Seluruh pedagang langsung menyaksikan proses pengukuran dan pembagian lapak dengan proses pengundian. Setelah pembagian lapak ditentukan, selanjutnya para pedagang pun langsung berjualan di lokasi yang telah ditentukan. Pasar bagi para pedagang bermobil dibuka sejak pukul 13.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Pun demikian, dari proses relokasi itu ternyata jumlah pedagang bermobil mengalami lonjakan, setelah muncul daftar pedagang yang diajukan paguyuban pedagang. Pedagang itu terdiri dari 36 orang pedagang yang berjualan di dalam Pasar Banyuasri, 18 orang pedagang di pasar tumpah, serta 52 orang sisanya merupakan pedagang yang berjualan di sekitar Pasar Banyuasri dan pedagang musiman.

PD Pasar pun memutuskan merangkul seluruh pedagang itu dan meminta paguyuban melebur diri menjadi satu wadah, sehingga memudahkan proses pendataan. Mereka selanjutnya mendapatkan lapak dengan ukuran masing-masing 2X3,5 meter.

Dirut PD Pasar Buleleng Made Agus Yudi Arsana menjelaskan, akibat adanya lonjakan jumlah pedagang, lahan yang diperlukan untuk menampung mereka pun menjadi bertambah. Sehingga kini areal pedagang bermobil disediakan mulai dari areal parkir timur hingga depan pintu masuk ruang ganti kolam renang.

“Kami coba fasilitasi semua, berdasar kesepakatan paguyuban dan para pedagang. Tapi pedagang-pedagang yang sudah teregister di kami itu jelas diprioritaskan. Dampaknya memang areal yang dibutuhkan lebih luas,” jelasnya.

Menurut Agus Yudi, pihaknya sudah berusaha maksimal menampung seluruh pedagang. Sehingga, ukuran lapak yang diberikan menyesuaikan dengan luas lahan yang ada dengan jumlah para pedagang yang menempati.

“Sebenarnya kalau dibilang sempit sih tidak begitu. Malah yang ada di Jalan Ahmad Yani kemarin itu kan lebih sempit. Malah cukup dan diterima kok. Kami rasa ukuran segitu sudah cukup,” tegasnya. |RM|