Realisasi PBB-P2 Baru Capai 17 Miliar Lebih

Pelayanan PBB di Kantor BKD Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com| Realisasi dari Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan (PBB-P2) di Kabupaten Buleleng baru mencapai 72,97 persen dengan nilai Rp17,608 Miliar.  Realisasi tersebut diperoleh dari 172.428 Nomor Objek Pajak (NOP) yang telah membayar PBB-P2.

Sementara, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Buleleng memasang target untuk realisasi pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2) senilai Rp24,131 Miliar, di tahun 2019 ini.   Batas waktu pembayaran PBB-P2 sampai dengan 30 September 2019. 

“Fenomenanya pembayaran banyak yang dilakukan menjelang akhir bulan September. jadi kami yakin sampai jatuh tempo nanti pasti tercapai,” jelas Kepala BKD Buleleng Gede Sugiartha Widiada, Kamis, 19 September 2019.

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah, agar Wajib Pajak membayarkan PBB tepat waktu. Salah satunya dengan melaksanakan gebyar pengundian pajak belum lama ini.

Selain itu, upaya jemput bola juga telah dilakukan, terutama pada Desa-desa yang penduduknya jauh dari kantor sedahan maupun Bank.

“Kalau tahun lalu kan (realisasi) hanya 86 persen sampai bulan Desember. Kami targetkan akhir bulan ini bisa sampai 80 persen. Sisanya kami kejar di tiga bulan tersisa,” imbuh mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini.

Untuk diketahui, realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Buleleng pada tahun 2018 tidak mencapai target.  

Berdasarkan data yang diperoleh pada BKD buleleng, dari target yang dipasang senilai Rp22 Miliar, hanya terealisasi senilai Rp19,084 Miliar lebih atau 86,75 persen. |RM|