Suci, Putri dari Kadus Galiran Lolos “The Voice Indonesia”

Ni Luh Putu Suciyantini alias Suci |FOTO : Istimewa|

Perempuan asal Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Buleleng Ni Luh Putu Suciyantini lolos dalam ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2019 menuju babak knock out.

The Voice Indonesia merupakan acara kompetisi menyanyi dan ajang pencarian bakat yang tayang di salah satu televisi swasta ternama di Indonesia.  The Voice memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia,karena ajang ini mampu melahirkan penyanyi ternama.

Suci nama panggilannya, lolos dengan suara khasnya. Ketika muncul di dinding youtube, wanita ini langsung jadi bahan perbincangan yang membanggakan bagi warga Buleleng. Link di youtube juga beredar secara luas dari sosmed ke sosmed, atau melalui jaringan whatsapp. Dalam link tersbeut, suara Suci mampu membius dewan juri untuk lolos ke babak lanjutan.  

Ni Luh Putu Suciyantini atau Suci adalah Anak pertama dari Kepala Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Gede Riasa, ini berhasil melewati babak-babak sebelumnya dan akan menuju ke babak Knock-out. 

Wanita berumur 27 tahun ini sebelumnya memang sudah sering mengisi acara-acara musik, bahkan Suci sempat bernyanyi di Maldivs, Macau dan Filipina. Sebelum ikut audisi ini, Suci bekerja sebagai penyanyi di Finns’s Beach Club di Denpasar.

Saat ini, Suci sedang masuk karantina di Jakarta. Dalam sebuah komunikasi via whatsapp, Suci berharap besar kedepan dalam ajang ini bisa tampil lebih maksimal dan dapat melawati babak-babak selanjutnya

“Kedepanya akan menampilakan yang terbaik  dan mudah-muadahan bisa masuk ke Grand Final. Saya mohon doa dari keluarga dan masyarakat di kampong,”ujarnya.

Sementara dari pihak keluarga, juga berharap Suci bisa melanjutkan perjuangannya dalam kompetisi ini hingga berakhir dengan membanggakan. 

Kadek Awan, salah satu sepupunya menjelaskan bahwa pihak keluarga sangat bangga dengan capaian Suci. “Pihak keluarga juga sangat mendukung penuh Suci untuk ke babak selanjutnya.” kata Awan.

Menurut penuturan Awan, bakat menyanyi dari Suci memang sudah terlihat dari kecil karema sering mengikuti kegiatan musik.

Disisi lain, musis muda asal Baktiseraga, I Putu Dedy yastika alias Melor juga merasa senang, kawan sekampungnya lolos ke ajang bergengsi ini. Melor berharap Suci mengeluarkan penampilan terbaiknya dan bisa menginspirasi banyak orang.

Pria yang juga penggagas berdirinya komunitas Simfony (Singaraja Music for Unity) Suci sebenarnya sudah mampu mengharumkan nama Bali dan tentunya mengharumkan daerah kelahiranya.

“ Dengan lolosnya Suci, Galiran akan punya penyanyi yang bisa sampai ke tingkat Nasional, dan ini juga akan bisa berdampak positif untuk  musisi-musisi Buleleng” ujarnya. 

Melor juga berpesan kepada Suci untuk tidak berpuas diri, karena menurutnya kontestan yang lain juga memiliki kemampuan bernyanyi yang bagus.  “ Tapi jangan berpuas dulu, jalan masih panjang, yang terpenting lakukan yang terbaik,” pesan Melor.|Edi Toro|