RS Pratama Giri Emas Siapkan 5 Ruang Penanganan COVID 19

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19, Gede Suyasa didampingi Kadisinfokom Buleleng dan Kalakhar BPBD Buleleng

Singaraja, koranbuleleng.com | RS Pratama Giri Emas, menyiapkan lima ruangan untuk penanganan COVID 19. Empat ruangan akan dimanfaatkan sebagai ruang isolasi dan satu ruangan untuk screening. Lima ruangan ini sudah bisa digunakan untuk penanganan COVID 19.

Selain menyiapkan ruangan, Pemkab Buleleng secara mandiri sudah mendatangkan 34 unit APD (alat pelindung diri). Selain itu, sudah dipastikan bahwa, Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) akan membeirkan bantuan sebanyak 200 unit APD.  

Selain kelengkapan APD bagi tenaga medis, Pemkab Buleleng juga telah melakukan pengadaan Hand Sanitizer sebanyak 500 botol. Semua pengadaan perlengakpan ini sebagai bentuk kesiapan dalam mencegah penyebarluasan Covid-19 tersebut.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd. memastikan semua itu. Dia menjelaskan  sebagian alat kesehatan untuk ruang isolasi di Rumah Sakit Pratama (RSP) Giri Emas sudah datang.  

“BNPB membantu 200 APD. Kita juga menyiapkan lima ruangan di RSP Giri Emas. Adapun lima ruangan tersebut yaitu empat ruang isolasi dan satu ruang screening,” jelasnya saat memberikan keterangan pers lanjutan tentang COVID 19, Senin 23 Maret 2020.

Terkait perkembangan penanganan COVID-19 di Buleleng, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak empat orang pasien.  Kondisi dari empat PDP itu semuanya sehat.  

Suyasa  juga menjelaskan tim juga memantau orang-orang yang mempunyai riwayat perjalanan dari Luar Negeri. Sebanya 336 orang dipantau menggunakan form Health Alert Card (HAC) Notifikasi. Pemantauan ini dilakukan langsung oleh Puskesmas yang mewilayahi tempat tinggalnya, bekerja sama dengan aparat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat.

“Adapun rinciannya adalah para pekerja kapal pesiar sebanyak 256 orang, TKI lainnya 28 orang, WNA 46 orang, dan baru pulang dari Luar Negeri sebanyak enam orang. Seluruhnya ini dalam keadaan sehat sampai dengan saat ini, “ pungkas Gede Suyasa.

Banjar Sosialisasikan Pencegahan Penularan COVID 19

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Banjar menyosialisasikan upaya memutus rantai penyebaran wabah COVID 19. Sekretaris Kecamaan Banjar, Cok Aditya WP bersama personil dari Polsek Banjar dan Koramil Banjar turun ke desa-desa di Banjar mengingatkan warga untuk melakukan pola hidup sehat, social distancing serta tidak membuat keramaian.

“Kami juga secara serentakd iseluruhd esa melkaukan penyemprotan disinfektan, di area publik, rumah warga, tempat ibadah untuk memutus rantai penyebaran COVID 19,” ujar Cok, Senin 23 Maret 2020.

Cok menyatakan surat edaran dan himbauan dari Presiden hingga Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng terus digelorakan, agar masyarakat lebih paham mengenai wabah Corona ini.

“Kami sekuat tenaga, ingin menyadarkan masyarakat agar menghindari keramaian, melakukan social distancing itu agar wabah ini cepat mereda,” tutupnya.  |NP|