Desa Tinga-tinga Dinilai, Masyarakat Diminta Aktif Lestarikan Seni Dan Budaya

Desa Tinga-tinga dinilai dalam Lomba Desa Pekraman Kabupaten Buleleng. |Foto : Istimewa|

Singaraja, koranbuleleng.com, Desa Pekraman Tinga-Tinga yang mewakili Kecamatan Gerokgak dalam lomba Desa Pakraman dan Sekeha Truna tingkat Kabupaten Buleleng dinilai tim penilai Kabupaten Buleleng yang di ketuai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, Nyoman Sutrisna, di Pura Desa Pakraman Tinga-Tinga, Selasa  12 Juli 2016.

Dalam penilaian ini, dihadiri Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, MM, Pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng  serta anggota penilai lomba Desa pakraman dan sekeha Truna.

Lomba Desa Pekraman dan sekeha truna ini digelar supaya semua lapisan masyarakat dan juga Truna truni bisa melestarikan seni,  budaya dan sastra agama serta mengajegkan adat dan tradisi desa pekraman.

Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG mengatakan lomba Desa Pekraman dan sekeha Truna mampu memberdayakan pengurus dan warga desa adat Tinga-tinga.

”Semua itu mampu memperkuat adat dan budaya Bali dan juga mampu melestarikan seni dan budaya Bali pada umumnya,” ungkap Wabup Sutjidra

Selain itu, Wabup Sutjidra menghimbau kepada tim penilai agar melaksanakan penilaian secara netral dan transparan sehingga menghasilkan output yang baik dan sesuai dengan tujuan wal dari lomba desa pekraman.

“Tim penilai agar melaksanakan penilaian dengan transparan dan tidak memihak,” pungkasnya.

Lomba Desa Pekraman ini sebagai wujud motivasi pemerintah terhadap desa agar terus melakukan inovasi disegala bidang dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melestarikan tatanan nilai adat, budaya dan falsafah keajegan serta memotivasi sekeha truna agar turut serta dalam membangun desa pakraman.|Rilis Humas|