Musim Kacau, PSN Serentak Digalakkan

Singaraja, koranbuleleng.com| Musim hujan dan kemarau tak menentu. Semestinya, sekarang sudah memasuki musim kemarau namun seringkali hujan turun. Cuaca tak menentu seperti ini bisa memicu beragam penyakit, salah satunya demam berdarah.

Guna menekan perkembangan nyamuk Aedes Aegepty dan juga mencegah menyebarnya kembali penyakit Demam Berdarah (DB), Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Buleleng. Selain dilakukan fogging, juga diadakan pembagian dan penebaran bubuk abate di seluruh kecamatan.

- Advertisement -

Pada fogging di Kecamatan Buleleng diawali di Lingkungan Kantor Bupati Buleleng. Kantor-kantor SKPD yang juga bersebelahan dengan kantor Bupati Buleleng juga terkena pengasapan. Selanjutnya dilanjutkan ke utara menuju Taman Kota Singaraja. Pengasapan ini dipimpin langsung Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. I Gusti Nyoman Mahapramana.

Wakil Bupati BU;e;eng Nyoman Sutjidra, mengungkapkan PSN kali ini untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah. Iklim yang tidak menentu menyebabkan kecenderungan berkembangnya nyamuk Aedes Aegepty. Oleh karena itu, Pemkab Buleleng mencanangkan PSN serentak di seluruh kecamatan yang ada di Buleleng. “Kita mengajak seluruh komponen masyarakat, petugas kesehatan, pegawai pemkab dan pegawai-pegawai di kecamatan untuk ikut berpartisipasi dalam PSN kali ini,” ungkap Sutjidra.

PSN kali ini merupakan instruksi yang dilakukan serentak di seluruh kecamatan. PSN ini menyasar seluruh wilayah terutama kecamatan-kecamatan yang merupakan endemis penyakit demam berdarah seperti Kecamatan Buleleng, Kecamatan Seririt, dan Kecamatan Gerokgak. “Kita prioritaskan di tiga kecamatan ini,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kasus demam berdarah belakangan ini, wakil bupati yang berasal dari Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan menjelaskan, untuk sementara berdasarkan pantauan dari DInas Kesehatan memang terjadi penurunan yang signifikan.

- Advertisement -

Namun, PSN ini tetap dilakukan untuk mengantisipasi iklim yang berubah-rubah, datangnya hujan yang tiba-tiba dan panas yang tiba-tiba dapat menyebabkan perkembangan nyamuk Aedes Aegepty semakin cepat. “PSN ini merupakan inisiatif dari Pemkab Buleleng untuk melindungi masyarakat Buleleng dari penyakit demam berdarah yang memang awal tahun ini kasusnya sangat tinggi,” tutupnya.  |NP|

 

 

Komentar

Related Articles

spot_img

Latest Posts