Ajang Buleleng Volkswagen Lovers Promosikan Wisata Buleleng

Salah satu VW Kodok yang terparkir di ajang BVL |Foto : Yoga Sariada|

Singaraja, koranbuleleng.com| Sekitar 500 mobil pabrikan Volkswagen dari seluruh Jawa dan Bali mengikuti kegiatan Buleleng Volkswagen Lovers (BVL) “The Hidden Paradise of North Bali” di Stadion Bhuwana Patra, 4 dan 5 Mei 2018. Sesuai tema, ajang ini sekaligus menjadi agenda promosi wisata Kabupaten Buleleng kepada para pecinta Volkswagen (VW).

Berbagai jenis VW ada disitu. Mulai jenis VW beetle alias VW kodok, VW combi, serta VW 181 alias VW safari atau yang dikenal juga VW camat. Namun diantara kendaraan klasik itu, nampak pula VW modern seperti VW Caravelle.

Sejumlah kegiatan mengisi acara tersebut, mulai foto contest, pertunjukkan band, hingga touring dengan mengunjungi beberapa Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Buleleng. Agenda touring ini juga sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Buleleng kepada pecinta kendaraan VW Jawa.

Ketua Panitia Buleleng VW Lovers Komang Mas Arya Wiryawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan ajang pemanasan sebelum digelarnya Jambore Nasional VW yang akan berlangsung bulan September 2018 di Kabupaten Buleleng.

Selain itu, kegiatan ini juga praktis untuk mengenalkan potensi Buleleng tidak hanya dalam hal otomotif, namun juga dalam bidang pariwisata.

Keberadaan pabrikan asal Jerman secara massal di Buleleng akan menarik minat warga Negara Eropa khususnya Jerman untuk datang berkunjung ke Buleleng. Otomatis, mereka yang datang sebagai wisatawan akan mengetahu potensi wisata yang ada di Buleleng.

“VW merupakan kendaraan legendaries, tentu orang Eropa khususnya Jerman sangat minat dan tertarik untuk datang ke Buleleng. Mungkin wisatawan Jerman bisa melihat kendaraan produksi negaranya masih bisa dikendarai di Buleleng. Otomatis, mereka datang akan beriubur dan menikmati wisata Buleleng,” Jelasnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang juga tergabung sebagai anggota Komunitas VW Buleleng mengapresiasi kegiatan Buleleng VW Lovers.

Menurutnya, sebagai komunitas yang baru berdiri justru komunitas VW Buleleng ini sangat luar biasa karena bisa mendatangkan penggemar VW  dari seluruh Jawa dan Bali.

Terlebih lagi, Buleleng pada Bulan September mendatang akan menjadi tuan rumah kegiatan Jambore Nasional VW.

Hal itu tentunya akan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Buleleng, tidak hanya dalam hal otomotif, namun juga dalam bidang pariwisata dan bidang lainnya.

“Bisa dibayangkan kalau tiga sampai empat hari Jambore Nasional, mungkin hotel sampai ke Lovina penuh semua oleh ribuan penggemar VW. Sambil mengenalkan Buleleng yang selama ini belum diketahui. Ajang ini juga akan diketahui oleh wisatawan domestik, khususnya para pengemar VW,” ujarnya. |RM|