Kolaborasi Provinsi dan Kabupaten Optimalkan Layanan Kesehatan

Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra

Denpasar, koranbuleleng.com | Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mendorong kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bali dengan seluruh Kabupaten dan kota di Bali untuk mengoptimalkan pelayaan kesehatan kepada masyarakat. 

Saat Rapat Kerja Kesehatan Daerah yang digelar Senin 25 Maret 2019, di B Hotel and Spa, Sekda Dewa Made Indra menjelaskan saat ini kesehatan menjadi program prioritas mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Kesehatan merupakan program yang berkaitan erat dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Rakerkesda 2019 dapat merumuskan rencana aksi yang berkaitan dengan upaya peingkatan pelayanan di bidang kesehatan.

Diejlasakan Indra, ada lima isu strategis kesehatan nasional yang membutuhkan akselerasi di daerah. Diantaranya, pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian neonatal, peningkatan cakupan imunisasi, percepatan penurunan stunting dan percepatan eliminasi tuberculosis.

Pemprov Bali telah menempuh sejumlah langkah hingga menghasilkan sejumlah capaian yang cukup menggembirakan dibidang layanan kesehatan.

Disebutkan Dewa Indra, pada tahun 2018, Bali dapat menekan angka kematian ibu pada kisaran 52,2/100 ribu kelahiran, sementara angka kematian neonatal dapat ditekan pada angka 3,1/1000 kelahiran hidup.  

Sejalan dengan itu, cakupan imunisasi juga telah mencapai 99 persen lebih. Sementara terkait isu stunting, Pemprov Bali didukung Pemerintah Kabupaten/Kota juga terus berupaya menurunkan angka balita stunting.

“Program di bidang kesehatan tak hanya diarahkan pada pemberian pengobatan gratis. Upaya promotif dan preventif juga perlu mendapat perhatian.” terang Dewa Made Indra.  

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kolaborasi provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan penguatan pelayanan kesehatan.

Penguatan layanan kesehatan itu antara lain difokuskan pada upaya pencegahan penyakit tidak menular, percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian neonatal, peningkatan cakupan imunisasi dan penurunan angka stunting serta percepatan eleminasi TBC.

Rakerkesda 2019 dibuka secara resmi oleh Sekda Dewa Indra dengan pemukulan gong disaksikan perwakilan Kementerian Kesehatan. |n/np|