Polisi Jaga Ketat Pleno Kabupaten Buleleng, Bawaslu Tegas Rekapitulasi Harus On The Track

Singaraja, koranbuleleng.com | Polres Buleleng menjaga ketat proses Rapat Pleno Rekapitulasi Suara tingkat Kabupaten Buleleng, yang berlangsung di Hotel Aneka Lovina, Kalibubuk, Minggu 5 Mei 2019.

Pasukan Brimob Polda Bali sudah terlihat apel siaga sejak pagi, begitupun personil langsung dari Polres Buleleng. Mobil operasional pengamanan juga bersiaga bersama deretan mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng.
Pengamanan secara berlapis ini sudah menjadi standar operasional prosedur (SOP).

Personil TNI dari Kodim/1609 Buleleng juga hadir membentengi lapisan kekuatan polisi. Beberapa pasukan telik sandi dari satuan intelije  Kodom/1609 juga mengawasi setiap titik di lokasi pleno. Sedikitnya, ada 270 personil Polri dan TNI sudah mengawal ketat pleno ini.

Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK mengatakan, pengerahan kekuatan pengamanan mengedepankan sinergi dengan TNI, instansi di Pemkab Buleleng, dan Pecalang. Tujuannya tidak lain mengantisipasi terjadinyanya gangguan kamtibmas selama tahapan rekapitulasi perolehan suara pemilu serentak.

“Sudah lihat bersama kami bersama TNI, dinas terkait dan Pecalang di sekitar tempat pleno ini turut mengamankan situasi dan sampai saat ini situasi aman dan kondusif dan harapan situasi ini terjaga sampai tahapan pemilu tuntas,” katanya.

Suratno juga menegaskan aparat kepolisian sudah siap mengawal hasil pleno Kabupaten Buleleng untuk dibawa ke Pleno Provinsi Bali.  Nantinya, mobil yang digunakan mengangkut kotak suara hasil rekapitulasi langsung berangkat ke ke KPU Bali dengan pengawalan ketat.

“Mobilnya sudah disiapkan oleh PT. Pos Indonesia dan nanti kami kawal ketat depan dan belakang. Kapan akan dikirim itu tergantung KPU kalau bisa diselesaikan hari ini langsung kita kawal dan kalau besok juga langsung kami kawal untuk mengirim ke KPU Bali,” jelas Kapolres Suratno. 

Sementara rapat pleno rekapitulasi dipimpin Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana bersama komisionernya. Pleno juga dihadiri Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani bersama Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana, saksi peserta pemilu, dan undangan terkait lain.

Ketua KPU Komang Dudhi Udiyana mengatakan, rekapitulasi di tingkat KPU Buleleng ini sesuai dengan tahapan yang sudah diatur dalam regulasi.

“Kami tidak menargetkan sampai kapan pleno ini selesai yang jelas hari ini kita mulai sinkronkan perolehan suara di PPK sampai selesai,” katanya.

Menurut Udiyana, dalam rekapitulasi ini KPU belum menetapkan pasangan calon dan perolehan kursi untuk calon legislatif. Sebaliknya, KPU menghimpun perolehan suara untuk selanjutnya dibawa ke pleno di tingkat KPU Provinsi Bali.

“Hasil sinkronisasi ini kita setor ke KPU Bali dan di tahapan ini tidak ada penetapan pasangan calon atau perolehan kursi, dan itu nanti akan dilakukan dalam tahapan selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani mengatakan Bawaslu ingin rekapitulasi ini berjalan sesuai regulasi dan menghindari terjadinya permasalahan yang berpengaruh terhadap perolehan suara peserta pemilu.

Kalau tahapan ini dilakukan sesuai regulasi, maka rekapitulasi di KPU Bali nantinya tidak lagi terjadi perubahan berkaitan perolehan suara. “Kami ingin KPU melakukan rekapitulasi ini on the track mengikuti regulasi. Terutama dalam input perolehan suara ini dilakukan dengan cermat, sehingga bisa diterima oleh para pihak terkait,” tegasnya. |NP|