PAS Bangga Dengan Suci

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana bersama Ni Luh Putu Suciantini, gadis asal Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng yang berhasil lolos ke Babak battle round ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2019.

Singaraja, koranbuleleng.com | Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST merasa berbangga hati dengan Ni Luh Putu Suciantini, gadis asal Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng yang berhasil lolos ke Babak battle round ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2019.

Rasa bangga Bupati diungkapkan langsung ke Suci saat bertemu di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Senin 7 Oktober 2019. Suci diantar beberapa tokoh Desa Baktiseraga, diantarana Perbekel Baktiseraga Gusti Putu Armada, Mantan anggota DPRD Buleleng Gusti Made Artana hingga orangtua Suci yang juga Klian Dinas Dusun Galiran Gede Riasa.

Bupati mengatakan Suci telah mengharumkan nama Bali dan Buleleng khususnya di ajang nasional ini. Bupati PAS pun mengharapkan Suci agar terus mengasah kemampuannya lebih giat lagi. “Saya harap Suci bisa lolos ke babak final hingga mudah-mudahan bisa menjadi pemenang,”  ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini pun mengajak seluruh masyarakat Buleleng untuk mendukung penuh usaha Suci di ajang The Voice Indonesia ini.

Dukungan ini diperlukan agar Suci terus bisa berprestasi di ajang tersebut. Dirinya menekankan, dengan dukungan tersebut bisa menunjukkan masyarakat Buleleng bangga akan talenta-talenta muda daerah sendiri.

“Yang merasa orang Buleleng pasti memilih Suci. Mari kita bersama-sama mendukung talenta daerah sendiri,” ajak Agus Suradnyana.

The Voice Indonesia sendiri merupakan ajang yang pertama kali diikuti oleh Suci. Didampingi ayahnya yang juga Klian Banjar Dinas Galiran, Desa Baktiseraga, Suci menyebutkan motivasi dirinya mengikuti The Voice Indonesia datang dari temannya sendiri.

Sampai saat ini, Suci telah menjejakkan kakinya di babak battle round. “Motivasi saya adalah teman saya itu sehingga saya memberanikan diri mengikuti ajang The Voice Indonesia 2019 ini,” sebutnya.

Dirinya menambahkan proses yang diikutinya masih sangat panjang. Setelah lolos dari blind audition dengan memilih Armand Maulana sebagai Coach, dirinya masuk ke babak knockout. Setelah berhasil melewati babak knockout, Suci akan menghadapi babak battle round. “Kalau saya lolos lagi, saya akan masuk ke babak live round, semifinal, sampai grand final,” imbuh Suci.

Sementara itu, ayah Suci yang juga Klian Banjar Dinas Galiran, Desa Baktiseraga, Gede Riasa mengungkapkan memberikan dukungan penuh kepada anaknya. Dukungan tersebut diwujudkan dengan membuat baliho ajakan mendukung Suci. Nantinya baliho tersebut akan dipasang di tempat-tempat strategis seputaran Desa Baktiseraga.

“Ini dilakukan mengingat kami beleum mengetahui teknis mendukungnya bagaimana. Dengan baliho ini, masyarakat menjadi tahu tentang perjuangan Suci di The Voice Indonesia 2019,” tutupnya. |R/NP|